Popularitas BBM (Blackberry Messenger) di Indonesia memang tidak dapat dipungkiri. Bahkan peran Indonesia sangat strategis dalam market Blackberry, tergambarkan disaat nilai saham perusahaan pengelola Blackberry yaitu RIM anjlok hingga menjadi hanya sekitar seperempat dari nilai tertinggi yang pernah dicapainya, pengguna Blackberry di Indonesia tidak berkurang.
Komunitas BBM sudah sangat mengakar, tidak hanya untuk keperluan komunikasi bisnis atau pekerjaan, tetapi juga merasuk hingga aktivitas keseharian. Selain BBM melalui japri (jalur pribadi), komunikasi BBM melalui grup juga sangat populer. Hal ini ditunjang dengan berbagai kelebihan dan kemudahan yang ditawarkannya. Namun demikian, terkadang ketidaknyamanan juga dapat dirasakan oleh pengguna, seperti secara tiba-tiba “sebuah grup kehilangan para adminnya”.
Sebuah grup tanpa admin akan membuat komunikasi dan fitur dalam grup tersebut tidak tidak dapat dikelola. Sehingga, tumpukan foto tidak dapat dihapus. Jumlah “Groups Chats” dapat terus bertambah tanpa ada yang dapat menguranginya. Hal ini dapat dicegah apabila kita melakukan serangkaian upaya untuk mencegah agar para admin tidak kehilangan hak pengelolaannya atau agar pendiri (pembuka) grup dapat memperoleh kembali hak adminnya saat terjadi masalah.
Setelah mengalami beberapa kali masalah terhadap grup BBM, dan melakukan ujicoba terhadap pengelolaan grup, maka Saya sarankan 9 tips yang insyaAllah dapat mengurangi resiko terjadinya Grup BBM tanpa admin.
- Pembuka grup memberikan hak admin (Grant Admin Priviledge=GrAPe) kepada 2 admin lain yang dapat saling bekerja sama. Sehingga grup dikelola oleh 3 admin.
- Para admin harus punya saluran komunikasi lain di luar bbm, minimal 1 di antara sms, YM, Gtalk, whatsapp, dan email. Sehingga bila terjadi masalah dengan BBM, para admin masih bisa berkoordinasi.
- Lakukan Setup Administrator Password (SetAP) agar bila seluruh admin kehilangan kunci, sbg member mereka masih bisa GrAPe kembali.
- Grup diatur agar hanya Admin yang bisa invite member baru melalui pilihan di dalam Group Details, pada “Allow Non-Admin Members to Invite“, pilihlah “No“
- Kelompokan bahasan dalam Group Chats menjadi maksimal 5 bahasan agar tidak membebani perangkat Blackberry para member
- Kelola jumlah Pictures dalam grup BBM tidak lebih dari 30 foto. Makin sedikit makin baik.
- Para admin sebaiknya melakukan backup data kontak & grup ke e-mail dan ke perangkat Blackberry-nya masing-masing, sehingga dapat melakukan recovery kontak dan grupnya bila terjadi masalah.
- Para admin sebaiknya juga melakukan backup sistem dan data melalui desktop manager pada komputer masing2.
- Para admin sebaiknya mengenkripsi backup file dengan password (zip) dan menyalinnya pada media penyimpan elektronik eksternal seperti dropbox. Sehingga bila backup file pada perangkat komputer personal tidak dapat diakses, maka masih tersedia cadangannya.
Demikian semoga bermanfaat. Jika dikutip, mohon sebutkan berasal dari http://dripa.blog.unair.ac.id/2012/03/05/tips-membuka-dan-mengelola-grup-bbm-blackberry-messenger/
(Dripa, 2012).



magdalena on